About the author

Related Articles

2 Comments

  1. 1

    Abu said

    Dhomir sya’ni termasuk isim dan memiliki posisi i’rob sesuai dengan amilnya. Hanya saja dhomir sya’ni tidak pernah berposisi majrur. Ibnu At-Thorowah menggolongkan dhomir sya’ni sebagai harf dengan alasan dhomir sya’ni membuat harf إِنَّ menjadi tidak memiliki efek i’rob sebagaimana harf ” ماَ ” yang membuat ” كَيْفَ ” atau harf Jarr ” كـ ” menjadi tidak punya efek i’rob. Abu Hayyan cenderung setuju dengan Abu At-Thorowah.

    Dari kalimat di atas

    Artinya kata ataw jumlah yang jatuh setelah dhomir sya’ni tidak lg dipengaruhi amil nawasikh yang jatuh sebelum dhomir sya’ni ya ustadz?

    Reply
    1. 1.1

      Admin

      Masih dipengaruhi, tapi secara mahall. I’robnya kita bilang manshub mahallan. Wallahua’lam (Muafa)

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2016 IRTAQI