Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Seorang lelaki membuat status WA bunyinya begini, “Info XXXX cah Jebres, wong ruwet iki” (info: si fulan, anak Jebres. Dia orang yang tidak beres) Tak lupa dia memajang foto orang yang dimaksudkan. Asal mula munculnya status WA tersebut adalah masalah pinjol (pinjaman online). Pembuat status […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Orang berilmu yang sempit hidupnya itu tidak hina. Sebagaimana ahli ilmu yang dibuat Allah kaya itu tidak menjadi mulia karena kekayaannya. Orang yang diberi nikmat ilmu din itu dari sisi dunia pemberian Allah kepada beliau bermacam-macam. Ada yang disempitkan. Ada yang dibuat pertengahan. Ada yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Lebih utama tilawah memakai mushaf. Sebab lebih banyak menggunakan anggota tubuh seperti mata, tangan, jari dll sehingga memperbanyak saksi kebaikan untuk hari penghisaban. Juga lebih berkesempatan merenungi maknanya, bertadabbur, bertafakur, meng-istinbāṭ, mengambil ibrah, dan menghayatinya. Tidak seperti tilawah memakai hafalan yang kadang orang harus fok... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika engkau tahu beratnya beban ujian yang ditanggung manusia, niscaya rasa jijikmu terhadap orang yang terfitnah untuk berzina akan berubah menjadi rasa kasihan.” *** Allah mengabarkan dalam Al-Qur’an bahwa para malaikat itu berdoa memintakan ampun untuk orang-orang yang beriman. Allah berfirman, وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ يُسَبِّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ [... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ḥisāb al-Jummal (حِسَابُ الْجُمَّلِ) adalah teknik menyatakan angka-angka memakai simbol-simbol huruf abjad Arab. Hisab bermakna “penghitungan”. Jummal dari kata jumlah (الجملة) yang bermakna “kumpulan sesuatu”. Nampaknya kata jumlah ini dijamakkan menjadi jummal sebagaimana ṣā’im (الصائم) dan nā’im (النائم) bisa dijamakkan menjadi ṣuwwam (الصُّوَّمُ) dan n... Read more

















