Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Suami wajib adil dalam memberi waktu untuk istri-istrinya di malam hari. Akan tetapi untuk siang hari, maka tidak ada tuntutan harus sama kadarnya di antara para istri. Artinya, jika seorang istri mendapatkan giliran hari Ahad, maka Ahad malam itu suami wajib menyamakan kadarnya dengan istri-istri lain. Tetapi Ahad siang, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Hukum asalnya, haram suami keluar rumah di waktu malam pada jatah bermalam salah satu istrinya. Alasannya, jatah bermalam istri adalah waktu eksklusif istri yang tidak boleh diganggu siapapun baik madunya maupun selain madunya. Jika suami keluar rumah di malam hari untuk meletakkan barang di rumah istrinya yang lain, atau […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Suami punya kuasa penuh untuk menentukan apakah penggiliran hari untuk istri-istrinya itu tiap 1 hari sekali, 2 hari sekali atau 3 hari sekali. Keputusan penentuan jatah hari dalam rentang 1-3 hari adalah hak eksklusif suami tanpa mempertimbangkan apakah istri rida ataukah tidak. Jadi, jika suami menentukan tiap istri mendapatkan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Hukum asalnya, seorang suami wajib masuk ke tempat istri yang mendapat giliran hari semenjak terbenam matahari, sebab ‘imādul qasmi dalam poligami itu waktu malam sementara definisi malam dimulai semenjak matahari terbenam di ufuk barat. Dengan kata lain, oleh karena ‘imādul qasmi itu waktu malam, maka start waktu jatah hari […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Makna ‘imādul qasmi (عِمَادُ الْقَسْمِ) secara mudah adalah “standar pembagian jatah hari” (untuk istri yang dipoligami). Makna ‘imād sendiri secara bahasa adalah tumpuan, atau tiang atau topangan. Secara bebas bisa kita terjemahkan menjadi standar. Makna qasm secara bahasa adalah pembagian, maksudnya dalam konteks fikih poligami adalah pembagian jatah hari. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin). Merencanakan maksiat itu seperti menyimpan bara berasap dalam rumah kayu. Rumahmu bisa terbakar. Minimal sangit dan berjelaga. Salah satu godaan orang yang bertaubat adalah merencanakan maksiat di masa yang akan datang. Lintasan pikiran untuk bermaksiat ini ada karena dia memang punya PELUANG melakukannya. Dia hanya perlu sedikit bergerak dan […] Read more

















