Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Saat masih remaja, tepatnya menjelang masuk sekolah SMA/SMU saya pernah melakukan pendakian gunung bersama sejumlah teman. Gunung yang saya daki adalah gunung di kota saya sendiri, yakni gunung Panderman. Di kota saya, yakni Batu-Malang-Jawa Timur, gunung Panderman termasuk salah satu gunung yang dikenal sebagai tempat tujuan orang-orang yang […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Rasulullah ﷺ mengajarkan salat itu cahaya. Muslim meriwayatkan, وَالصَّلَاةُ نُورٌ (صحيح مسلم (1/ 203) Artinya, “Salat adalah cahaya” Cahaya ini sifatnya umum, baik cahaya di dunia, di kuburan, maupun di akhirat nanti saat hendak melewati ṣiraṭ (jembatan) yang terbentang di antara surga dan neraka. Oleh karena itu, orang […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Seorang laki-laki pergi ke pasar sambil membawa karung penuh berisi kerikil. Badan lelaki itu demikian tegap dan berotot. Karungnya juga sungguh besar. Perutnya yang sixpack, dadanya yang bidang, otot bisepsnya yang menggembung besar dan urat-urat lengannya yang menonjol kukuh menambah kekaguman orang terhadapnya. Sepanjang jalan, orang-orang berdecak kagum. […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ikhlas, menyembah hanya Allah semata dan mengesakan-Nya itu adalah sikap dan keputusan yang sangat rasional. Saya akan memberikan contoh sederhana untuk menunjukkannya. Ada seorang lelaki. Dia baik sekali pada istrinya. Istinya sungguh dimuliakan. Setiap bulan dia diberi nafkah Rp.10.000.000,- Itu belum uang jajan. Uang jajannya sendiri. Ada alokasi […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ada satu ungkapan yang cukup terkenal di kalangan pemerhati ilmu hati dan pembersihan jiwa. Ungkapan kira-kira secara makna begini bunyinya, “Menyembah Allah karena takut neraka adalah ibadah budak. Menyembah Allah karena mengharap surga adalah ibadah pedagang. Hamba sejati adalah yang menyembah karena cinta”. Ungkapan ini memberi kesan sekilas […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Setelah kita mengetahui bahwa dalam berbuat kebaikan itu wajib motivasinya dimurnikan semata-mata karena ingin membuat Allah rida (sebagaimana saya kupas panjang lebar dalam catatan berjudul “Menghayati Makna Ikhlas“), kadang-kadang muncul pertanyaan, “Bagaimana jika orang bersedekah tapi diniatkan agar urusannya dimudahkan oleh Allah, atau bersedekah dengan harapan nanti diberi r... Read more

















