About the author

Related Articles

2 Comments

  1. 1

    rivaldy

    disitu tertulis Mahmud sebagai pengarang kitab Is’af al mulihhin.. mengapa tidak antum tuilis lengkap, mahmud said mamduh, atau menyematkan padanya gelar “syaikh”? tidak elok kami membacanya

    Reply
    1. 1.1

      Admin

      Jazakallahu khairan telah mampir di sini

      jika kami diberi kesempatan bertemu langsung dengan Syaikh Mamduh, insyaallah kami akan memanggilnya dengan Syaikh Mamduh, karena sungguh adab yang kurang baik berbicara dengan orang ‘alim secara langsung berhadap-hadapan dengan menyebut nama beliau secara langsung.

      Bahkan, mungkin kami juga akan mencium tangan beliau.

      Dalam semua artikel yang dipublikasikan di blog ini, kami biasa menyebut An-Nawawi, Asy-Syafi’i, Ar-Rofi’i, Al-Ghozzali, Ad-Daroquthni, Al-Haitami, Al-Asqolani, Ibnu Taimiyyah, dan selain mereka rahimahumullahu rohmatan wasi’ah. Bahkan kami juga menyebutkan nama sahabat semisal Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, ‘Aisyah, ibnu ‘Umar, ibnu ‘Abbas, ibnu Mas’ud dan selainnya radhiyallahu ‘anhum.

      Begitu pula dengan para ulama kontemporer.

      Kesemua nama-nama mulia tersebut biasa kami sebutkan dengan tanpa memperpanjang sebutan syaikh/syaikhoh. Hal ini biasa dalam penulisan artikel ilmiah dan sama sekali tidak mencederai kehormatan mereka.

      Justru penyebutan karya mereka, kisah hidup mereka adalah penghormatan kami kepada mereka. Kami tidak menutup-nutupi yang kami tahu, tidak mengurangi maupun menambah-nambahi keterangan yang seharusnya.

      Tak lupa di akhir artikel kami mendoakan para ulama dan berharap kami & pembaca diberi rasa cinta oleh Allah kepada para ulama dan shalihin, itu tentu saja berlaku bagi setiap ulama yang kami kutip dalam artikel.

      Penghormatan bukanlah dari penyebutan nama, namun dari sikap. Pengutipan jasa beliau adalah bentuk penghormatan besar. Semoga Allah membalas jasa beliau dan ulama kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2016 IRTAQI