Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Makna bahasa sujud syajaroh (سُجُوْدُ الشَّجَرَة) adalah “sujudnya sebuah pohon”. Istilah sujud syajaroh disebut An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’. An-Nawawi berkata, قَالَ أَصْحَابُنَا وَيُسْتَحَبُّ أَنْ يَقُولَ فِي سُجُودِهِ مَا ذَكَرَهُ الْمُصَنِّفُ وَهُوَ قَوْلُهُ سَجَدَ وَجْهِي إلَى آخِرِهِ وَسُجُودُ الشَّجَرَةِ أَيْضًا (المجموع شرح المهذب (4/ 65) Artinya, “Ashabuna (ulama-ulama Syafi... Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Yang dimaksud tiga ayat Al-Mufasshol yang diperselisihkan apakah dihitung ayat sajdah ataukah bukan adalah Surah An-Najm; 62, Al-Insyiqoq; 16-21 dan Al-‘Alaq; 19. Lafaz Arab dari masing-masing ayat tersebut adalah sebagai berikut, Pertama: An-Najm; 62, {فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا} [النجم: 62] Artinya, “Bersujudlah untuk Allah dan beribadahlah untuknya” (An-Najm; 62) […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Surah Al-Hajj ayat 18 sudah disepakati sebagai salah satu ayat sajdah. Lalu, bagaimana dengan Surah Al-Hajj ayat 77? Apakah ia juga termasuk salah satu ayat sajdah? Ayat yang dimaksud adalah ayat berikut ini, { يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ} [الحج: 77] Artinya, […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ayat sajdah dalam Surah Al-Insyiqoq adalah ayat ke 21. Tepatnya, ayat sajdah dimulai dari ayat 16 dan berakhir pada ayat 21 berikut ini, {فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ (16) وَاللَّيْلِ وَمَا وَسَقَ (17) وَالْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ (18) لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَنْ طَبَقٍ (19) فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ (20) وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ayat sajdah dalam Surah An-Naml adalah pada ayat 26, yakni ayat yang berbunyi, {اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ} [النمل: 26] Artinya, “Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Tuhan yang mempunyai ‘Arsy yang agung.” (An-Naml; 26) Maksudnya, awal dari ayat sajdah dimulai pada ayat 25 dan […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Di antara ciri seseorang bisa diduga berada dalam kebenaran adalah: Banyak mengingat Alllah. Karena Allah mengecam mereka yang melupakanNya dengan sebutan Fasiq, sementara Allah tidak memberi petunjuk orang-orang fasik {وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ} [الحشر: 19] artinya, “Jangan seperti orang-orang yang melupakan Alla... Read more

















