Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) “Seandainya kebaikan seseorang pantas mencegah seorang mukmin untuk melakukan amar makruf nahi mungkar, maka seharusnya Nabi Musa adalah orang yang paling sungkan untuk mendakwahi Firaun, mengingat masa kecilnya diasuh Firaun dan banyak mendapatkan kebaikan darinya.” CATATAN Dalam ayat ada informasi bahwa Nabi Musa seolah kelu lidahnya dan tidak […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Menjadi panutan itu memang tidak sepantasnya melakukan ketaatan secara minimalis. Seseorang yang menjadi teladan, selayaknya bersikap maksimalis dalam melakukan kebaikan. Seperti Rasulullah ﷺ. Suatu waktu, Allah memerintahkan Rasulullah ﷺ untuk mendakwahi kerabat terdekatnya. Allah berfirman, ﴿وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ ﴾ [الشعراء: 214] Artinya, “Berilah peringatan kepada kerabat... Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Contoh kemungkaran halus di dunia akademik saat membahas ilmu syar’i misalnya yang ditulis oleh D.S. Powers. Dalam papernya yang berjudul “The Islamic Inheritance System: A Socio-Historical Approach” yang diterbitkan oleh Jurnal “Arab Law Quarterly” 8, no. 1 (1993): 13–29, https://doi.org/10.2307/3381490, dia menulis begini, “According to the classical view, […... Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Nalar fikih yang diajarkan imam al-Syāfi‘ī dalam kitab al-Risālah dan dipraktekkan dengan sangat bagus dalam kitab al-Umm itu sudah sangat cukup untuk menyaring mana yang haqq mana yang batil, mana hidayah mana penyesatan dan mana yang syar’i mana yang bid’ah. Tidak peduli baik dalam urusan akidah maupun hukum. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Istilah untuk leluhur dalam budaya Jawa yang sudah disepakati dan terkesan “mutawatir” ada tujuh tingkatan yaitu, Bapak-ibu Mbah Buyut Canggah Wareng Udeg-udeg Gantung Siwur Leluhur level 1, yakni bapak dan ibu dalam satu komunitas disebut Rama (untuk pengganti panggilan Bapak) dan Biyung (untuk pengganti panggilan Ibu). Di sebagian daerah, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Seorang anak melihat ayahnya masuk ke dalam ATM lalu menekan-nekan tombol. Sejurus kemudian keluarlah lembaran-lembaran uang seratus ribuan dan lima puluh ribuan. Sang ayah mengambil gepokan uang itu, melipatnya dan memasukkannya ke dalam dompetnya. Setelah itu sang anak diajak membeli baju, mainan, makanan dan berbelanja kebutuhan rumah. Demikian dilakukan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Sebagian orang keliru memahami makna “berbaik sangka kepada Allah”, yakni menyangka bahwa jika kita sudah berbaik sangka kepada Allah, berarti kita bisa “mengontrol” bahkan “memaksa” keputusan Allah agar sesuai kehendak kita. Misalnya orang punya keinginan kaya raya, punya mobil bagus dan rumah indah, lalu “berbaik sangka” bahwa Allah akan […] Read more

















