Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Mengajari para awam memahami dalil sendiri dengan membayangkan Rasulullah ﷺ berbicara di depannya lalu langsung melaksanakan isi dalil menurut “ijtihad”nya sendiri itu sungguh berbahaya. Saya akan memberikan tiga contoh sederhana untuk memberikan ilustrasi. Pertama, hadis berikut ini. عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ، وَجَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ: « أَنَّ رَسُولَ […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) “Jika kita sampai suuzan kepada orang-orang saleh, berarti ada yang salah dengan lingkaran pertemanan kita” Bisyr bin al-Ḥāriṡ al-Ḥāfī berkata, « صُحْبَةُ الأَشْرَارِ تُوْجِبُ سُوْءَ الظَّنِّ بِالأَخْيَارِ». [«الرسالة القشيرية» (2/ 460)] Artinya, “Berteman dengan orang-orang buruk pasti akan membuat berburuk sangka kepada orang-orang baik” (al-Risālah al-Qusyairiyyah, juz 2 […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Allah berfirman dalam Sūrah Muḥammad: 19, ﴿وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ﴾ [محمد: 19] Artinya, “Minta ampunlah untuk dosamu dan juga untuk kaum mukminin dan mukminat” (Q.S: Muḥammad: 19) Untuk menghayati ayat ini, pertama-tama marilah membayangkan Allah berbicara di depanmu, lalu dengan penuh kasih sayang dan pandangan penuh rahmat berfirman […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Jika seorang hamba menyembah Allah dengan baik, berusaha bertakwa dengan sungguh-sungguh, membersihkan hati dari segala sifat tercela, lalu mengisi hati dengan zikir, maka Allah berjanji akan menganugerahinya dengan furqān, yakni pembeda antara haqq dengan yang batil, sehingga mata batinnya lebih tajam dan lebih awas untuk mengidentifikasi mana kesesatan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Minimal ada dua alasan penting mempersoalkan keulamaan al-Ḥallāj. Pertama, syarat mutlak seseorang disebut wali/kekasih Allah adalah ulama. Lebih spesifik lagi, tidak mungkin orang menjadi wali kecuali dia seorang ulama ahli fikih. Jadi, jika kita berhusnuzan bahwa al-Syāfi‘ī adalah wali Allah, maka itu bisa dibenarkan karena al-Syāfi‘ī memang ulama ahli […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Di antara ibrah lain dalam kisah Nabi Adam dan Iblis adalah ternyata tidak semua husnuzan itu baik dan mengantarkan kebaikan. Ada jenis husnuzan yang berbahaya, karena mengantarkan pada kesesatan. Nabi Adam pernah terjatuh pada husnuzan jenis ini. Tidak semua husnuzan itu baik dan mengantarkan kebaikan. Bagaimana kisahnya? Setelah […] Read more















