Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Apakah mertua dihukumi orang tua? Jawabannya adalah tidak. Seandainya mertua dihukumi orang tua, niscaya Rasulullah akan berbakti kepada Abu Bakar dan Umar karena keduanya adalah sahabat sekaligus mertua Rasulullah. Mertua adalah orang tua pasangan kita. Cukup difahami demikian. 13 Februari 2024/ 3 Sya’ban 1445 H […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Penyalahgunaan wewenang oleh penguasa menggunakan APARATUR NEGARA dan ANGGARAN demi melanggengkan kekuasaan ada sejak zaman dulu. Bahkan celah tersebut masih bisa dipakai dalam sistem demokrasi yang dianggap sebagai sistem pemerintahan terbaik saat ini. Setidaknya itulah kesimpulan utama jika kita tonton film dokumenter “Dirty Vote” yang [... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ada calon yang bagus, dekat dengan ketakwaan, dekat dengan ulama, dekat dengan amanah, dan dekat dengan keadilan. Anda senang dengannya dan berniat untuk memilihnya. Lalu calon ini bagi-bagi kalender, atau kaos, atau snack, atau beras, atau uang. Bagaimana seharusnya sikap rakyat kecil berdasarkan petunjuk dalil? […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ciri orang celaka di akhirat adalah malas ngaji. Yakni menolak atau ogah-ogahan ngaji wahyu dari Allah. Ngaji Al-Qur’an Ngaji petunjuk Nabi ﷺ ﴿وَيَتَجَنَّبُهَا الْأَشْقَى﴾ [الأعلى: 11] 10 Februari 2024/ 29 Rajab 1445 H pukul 14.39 Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Hati yang bersih dan masih berada dalam fitrahnya itu bisa merasakan bahwa sesuatu itu dosa. Cirinya: hati merasa tidak enak, tidak tenang, semacam ada pergolakan, ada kegelisahan, terasa sempit dan tidak lega sama sekali. Walaupun ada fatwa ngawur yang menegaskan bahwa itu bukan dosa. *** […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Orang yang memungut jasa keamanan secara liar di zaman dulu dalam kitab-kitab fikih haji disebut dengan istilah khafīr (الخفير) atau raṣdī (الرصدي) atau bażraqah (الْبَذْرَقَةِ)). Uang yang dibayarkan disebut khafārah (الخفارة). Ada ikhtilaf terkait status bayar khafārah ini. Ulama-ulama Mazhab Hanafi dan mayoritas hanabilah memandang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Sesuatu yang “haram” dalam hukum positif, belum tentu haram juga jika dibahas dari sisi fikih. Jadi, menghindari apa yang dilarang dalam hukum positif pertimbangannya hanyalah ketenangan hidup. Bukan karena itu haram dan dilarang Allah atau diduga kuat dilarang Allah. Contoh paling mudah dalam hal ini […] Read more

















