Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Rasulullah punya otoritas, tapi mengapa beliau menerima hadiah? Mengapa hadiah kepada beliau tidak dihitung risywah? Nah, itulah yang disebut para fukaha sebagai kekhususan Rasulullah. Sebab beliau maksum. Tidak ada hadiah apapun yang akan membelokkan beliau dari jalan Allah. Beda dengan selain beliau. Tidak enak sedikit, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Kajian terhadap fikih risywah membuat saya menyimpulkan hikmahnya begini. Yang dicegah sebenarnya adalah sarana yang bisa membuat kerusakan luas dan bersifat publik karena perbuatan individu. Oleh karena itu, Rasulullah ﷺ melarang Ibnu al-Lutbiyyah menerima hadiah. Sebab beliau adalah pejabat publik. Punya otoritas. Jika sampai kebijakan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Terkadang bisikan setan itu berbunyi, “Kalau kamu tidak bahagia, nomorku masih yang lama.” 7 Februari 2024/ 26 Rajab 1445 H pukul 19.05 Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Dalam sebuah hadis sahih, diriwayatkan Abū Bakar pernah memukul leher istrinya yang paling muda: Ḥabībah binti Khārijah (حبيبة بنت خارجة). Hal itu dilakukan karena sang istri meminta nafkah kepada Abu Bakar! Muslim meriwayatkan, «يَا رَسُولَ اللهِ لَوْ رَأَيْتَ بِنْتَ خَارِجَةَ سَأَلَتْنِي النَّفَقَةَ، فَقُمْتُ إِلَيْهَا، فَوَجَأْتُ […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Abu Bakar adalah lelaki saleh. Saat masih hidup, Rasulullah sudah memberi kabar gembira beliau pasti masuk surga! Bahkan beliau dikabarkan menjadi penghulu penduduk surga paruh baya. Beliau juga lelaki yang paling dicintai Rasulullah. Artinya sebagian besar cara hidupnya sudah pasti jelas benar dan diridai Allah. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Zuhud itu lawannya ragbah (الرغبة). Makna ragbah adalah “berminat”. Jadi zuhud itu mudahnya bermakna “tidak berminat”. *** Seorang lelaki ditawari menikahi wanita yang tidak cantik. Dia tidak berminat. Tapi tidak jijik. Dia juga bersedia menikahinya tanpa cinta. Karena jika mencari yang cantik juga tidak bisa. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika pasangan suami istri sempat diuji dengan perceraian, lalu berniat rujuk, maka motivasi terbaik adalah karena ingin menegakkan batas-batas dan hukum Allah dalam rumah tangga, ﴿فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ﴾ [البقرة: 230] Artinya, “Tidak ada dosa bagi keduanya (suami […] Read more

















