Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika Anda melakukan tawaf wajib dalam rangka umrah atau haji, maka disarankan jangan menyentuh Hajar Aswad. Sebab Hajar Aswad itu diberi parfum secara rutin oleh petugas. Padahal orang yang sedang berihram diharamkan memakai parfum. Jika Anda sengaja menyentuh Hajar Aswad atau menciumnya, atau sujud di […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Berbuat dosa di tanah suci, apalagi di lingkungan Kakbah itu berbeda dengan tempat lain. Sama-sama melakukan dosa, jika dilakukan di tempat yang suci, maka dosanya lebih berat. Demikian beratnya dosa yang dilakukan di sana, sampai-sampai terkadang Allah mempercepat hukuman dosa itu di dunia agar menjadi […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Yang dimaksud tawaf minimalis adalah tawaf dengan membatasi yang wajib-wajib saja. Jika Anda melakukannya, maka tawaf Anda sudah sah. Saya akan menerangkan tatacara tawaf minimalis ini dalam bentuk urutan aktivitas, agar tergambar betul pelaksanaannya. Pertama-tama penuhi dulu syarat sah tawaf. Syarat sah tawaf agak mirip […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Memang betul melakukan istilām (menyentuh dan mengusap) terhadap Hajar Aswad saat tawaf itu sunah. Betul juga mencium Hajar Aswad saat tawaf itu sunah. Betul juga meletakkan dahi di atas Hajar Aswad saat tawaf itu sunah. Tapi jangan sampai hanya demi mengejar 3 sunah itu kita […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Sudut Kakbah ada empat. Dalam bahasa Arab disebut dengan rukun (الرُّكْنُ) Keempat sudut tersebut adalah: Rukun Aswad (الركن الأسود) Rukun ‘Irāqī (الركن العراقي) Rukun Syāmī (الركن الشامي) Rukun Yamānī (الركن اليماني) Keempat sudut ini menjadi pojok-pojok atau sudut-sudut bangunan kubus Kakbah. Keempat sudut di atas […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Makna bahasa istilām (الاستلام) adalah menyentuh (lamasa). Asalnya dari kata silām (السِّلَامُ) yang bermakna ḥijārah/batu, lalu diubah ke kata kerja berwazan ifta’ala sehingga menjadi istalama (استلم). Dalam bahasa Arab, kata kerja berwazan ifta‘ala (افتعل) itu terkadang memberi makna iṣābah (الإصابة). Misalnya kata iktaḥala (اكتحل) yang […] Read more

















