Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Sudut Kakbah ada empat. Dalam bahasa Arab disebut dengan rukun (الرُّكْنُ) Keempat sudut tersebut adalah: Rukun Aswad (الركن الأسود) Rukun ‘Irāqī (الركن العراقي) Rukun Syāmī (الركن الشامي) Rukun Yamānī (الركن اليماني) Keempat sudut ini menjadi pojok-pojok atau sudut-sudut bangunan kubus Kakbah. Keempat sudut di atas […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Makna bahasa istilām (الاستلام) adalah menyentuh (lamasa). Asalnya dari kata silām (السِّلَامُ) yang bermakna ḥijārah/batu, lalu diubah ke kata kerja berwazan ifta’ala sehingga menjadi istalama (استلم). Dalam bahasa Arab, kata kerja berwazan ifta‘ala (افتعل) itu terkadang memberi makna iṣābah (الإصابة). Misalnya kata iktaḥala (اكتحل) yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika engkau masih beristighfar karena maksiatmu, berarti engkau bukan orang munafik” *** Apalagi jika engkau sampai menangis saat sendiri karena teringat dosa-dosa, lalu mengambil air wudu, lalu salat dengan khusyuk dalam keheningan malam untuk meminta ampunan Rabbmu. Ibnu ‘Asākir menulis, «جاء رجل إلى حذيفة فقال […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika ada jenazah lewat di depan kita, atau kita yang melewati jenazah, atau kita mendengar berita wafatnya seseorang yang kita kenal, maka pujilah kebaikan beliau selama memang layak. Sebarkan kebaikannya dan doakan beliau. Sebab ada hadis Nabi ﷺ bahwa orang mukmin itu saat wafatnya jika […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Dam (الدم) itu makna bahasanya darah. Konsepnya adalah semacam ibadah tebusan untuk mengganti kelemahan atau kesalahan saat melakukan umrah atau haji. Entah kesalahan karena meninggalkan kewajiban atau melanggar yang haram. Hukum asalnya membayar dam itu dilakukan dengan cara berkurban (mengalirkan darah kurban) memakai hewan kurban, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Orang yang paling menjaga pandangan matanya adalah orang yang paling tajam firasatnya” *** Seperti Utsman bin Affan yang sangat menjaga matanya dan sangat pemalu, sampai-sampai beliau “bisa melihat” bahwa mata seseorang ada jejak “zina”-nya! Juga seperti Syah al-Kirmānī yang juga terkenal tajam firasatnya karena menjaga […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Di kalangan ulama-ulama al-Syāfi‘iyyah, saat mengutip sebagian karya al-Nawawī, kadang-kadang atau bahkan sering muncul istilah Aṣlu al-Rauḍah (أصل الروضة) dan Ziyādatu al-Rauḍah (زيادة الروضة). Apa sebenarnya makna dua istilah itu? Pertama-tama harus dipahami bahwa maksud kata al-Rauḍah dalam pembahasan ini adalah kitab al-Nawawī yang berjudul […] Read more

















