Oleh : Ust. Muafa Yang dimaksud menyebut perawi secara “mubham” adalah menyebut perawi tidak langsung dengan namanya/kunyahnya/laqobnya seperti Sufyan, Malik, Al-Humaidi dan semisalnya. Menyebut perawi secara mubham bermakna menyebut perowi dengan deskripsi yang samar dan umum yang tidak mampu memperjelas identitas perawi sampai level “mu’ayyan” (tertentu/spesifik orangnya) dan “mumayyaz” (terbedakan dengan yang lain). Con... Read more
Oleh : Ust. Muafa Gelar ustaz bukan dari Allah. Tidak pernah ada wahyu atau “surat” dari langit yang memberi gelar resmi seseorang untuk disebut ustaz. Demikian pula gelar-gelar semakna seperti Syaikh, Kyai, ‘Alim, Al-Allamah, Imam, Habib, Qori’, Tuan Guru, Gus, Buya, Lora, Wali dan sebagainya. Jadi sebanarnya tidak ada alasan sama sekali bagi orang yang […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Kitab Al-Umm karya Asy-Syafi’i bukan hanya menjadi referensi induk fikih, tetapi juga menjadi sumber kitab hadis. Ada sekitar 4000 hadis dan atsar yang disebut lengkap dengan sanadnya oleh Asy-Syafi’i, sehingga Al-Umm layak dimasukkan ke dalam barisan “ummahat kutub haditsiyyah” (kitab-kitab hadis induk) yang menjadi sumber primer takhrij hadis. Resensi lebih detail […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Suatu saat, ada seorang shahabat Nabi yang salih bernama Sa’id bin Zaid (سعيد بن زيد) yang ditengkari seorang wanita bernama Arwa binti Aus (أروى بنت أوس). Arwa menuduh Sa’id mengambil sebagian tanahnya secara curang. Arwa melaporkan Sa’id kepada penguasa waktu itu yang bernama Marwan bin Al-Hakam. Tentu saja Sa’id membantah keras. […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Nama lengkap kitab karya Al-Juwaini ini adalah “Nihayatu Al-Mathlab Fi Diroyati Al-Madzhab” (نهاية المطلب في دراية المذهب). Nama lainnya adalah “Al-Madzhab Al-Kabir” (المذهب الكبير) atau “Al-Madzhab Al-Basith” (المذهب البسيط). Nama pendek yang lebih populer di zaman sekarang adalah “Nihayatu Al-Mathlab”. Arti “Nihayah” sendiri secara mudah adalah “puncak/ujung akhir”. “Al-Mathlab” adalah “mashdar” […] Read more

















