Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Tidak dibuat populer tidak bermakna hina. Sebagaimana dibuat populer tidak bermakna mulia. Keduanya hanyalah bentuk ujian untuk manusia dengan hikmah yang dikehendaki-Nya. Ada orang mulia yang dipopulerkan. Ada pula orang hina yang dipopulerkan. 25 nabi yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah contoh hamba-hamba mulia yang dipopulerkan. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Mengapa orang yang sangat takut tercitra buruk dan rela melakukan apapun asal dirinya tetap tercitra baik, terpuji, dan perfect seraya menolak segala bentuk nasihat justru malah dibuat tersingkap aib-aibnya? Jawabannya sederhana: Sebab dia tidak bisa tawaduk. Tidak bisa bersikap ngasori. Tidak bisa andap asor. Yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya “Di antara sifat buruk adalah sensitif terhadap hak sendiri tapi tidak sensitif terhadap hak orang lain” Seperti sifat para muṭaffifīn. Kalau minta ditimbangkan maunya full, tidak kurang sedikipun. Tapi kalau menimbang untuk orang lain, cenderung seenaknya bahkan sengaja mengurangi dan tidak peduli jika menzalimi. Allah […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Di antara doa sujud tilawah yang pernah dibaca Nabi ﷺ adalah doa yang di dalamnya ada permintaan supaya Allah menerima sujud yang kita lakukan sebagaimana Allah menerima sujud Nabiyyullāh Dāwud. Lafal doanya seperti ini sebagaimana diriwayatkan oleh al-Tirmiżī, اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Nabi Ibrahim itu sungguh luar biasa adab dan kesopanan beliau saat menyebut nama Allah. Setelah beliau menyebut bahwa Allahlah yang menciptakan beliau, memberi petunjuk beliau, memberi makan beliau dan memberi minum beliau, maka beliau juga ingin menjelaskan bahwa jika beliau dibuat sakit oleh Allah, maka […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Definisi durhaka kepada orang tua adalah, “Melakukan sesuatu yang membuat orang tua tersakiti dengan LEVEL YANG TIDAK RINGAN sementara perbuatan yang ia lakukan itu bukan untuk melaksanakan kewajiban.” Al-Nawawi berkata, «وَأَمَّا الْعُقُوقُ، فَهُوَ كُلُّ مَا أَتَى بِهِ الْوَلَدُ مِمَّا يَتَأَذَّى [بِهِ] الْوَالِدُ، أَوْ نَحْوُهُ تَأَذِّيًا […] Read more
















