Oleh : Ust. Muafa Dalam madzhab Asy-Syafi’i, orang yang meninggalkan salat karena malas tapi masih yakin bahwa salat itu wajib, ia DIHUKUM BUNUH, yakni dipenggal kepalanya sebagai hadd tetapi tidak dianggap kafir. Pernyataan ini dengan mudah akan kita dapatkan dalam kitab-kitab induk madzhab Asy-Syafi’i seperti “Matan Abu Syuja’”, “At-Tanbih” karya Asy-Syirozi, “Qurrotul ‘Ain Bimuhimmati Ad-Din” […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Definisi waham (الوَهْمُ) adalah, ما يقع في القلب من تصور خاطىء أو فكرة خاطئة. “Persepsi keliru dalam hati atau pikiran yang salah” Jadi waham adalah jenis i’tiqod marjuh/fancy/illusion atau gholath/mistake. Dalam bahasa kita secara mudah boleh kita terjemahkan KESILAPAN. Istilah waham sudah diserap dalam bahasa Indonesia. Dalam KBBI, waham didefinisikan sebagai […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Mungkinkah setiap muslim langsung mengikuti hadis seraya meyakini bahwa makna yang dipahami dari hadis itu benar-benar perintah yang dimaksud Rasulullah berdasarkan pemahaman sendiri-sendiri tanpa perlu bergantung kepada orang lain? Untuk mengetahui jawaban pertanyaan ini, marilah kita tes dengan hadis Nabi berikut ini. Rasulullah bersabda, ومن مات وليس في عنقه بيعة مات […] Read more
Oleh Ust. Muafa Berbicara keilmuan seseorang memang terasa belum mantap jika belum membicarakan sisi kesalihannya. Tetapi penilaian salih bisa sangat subyektif. Orang yang dianggap salih manusia belum tentu salih di sisi Allah. Sebaliknya, orang yang dianggap tidak salih di mata manusia belum tentu juga tidak salih di sisi Allah. Oleh karena itu, hikmah Allah berkehendak […] Read more
Oleh Ust. Muafa Sejarah hidup An-Nawawi termasuk di antara “ayat Allah” tentang berkahnya waktu dan umur seorang hamba. Beliau sendiri bertestimoni bahwa memang ada “campur tangan Allah” yang membuat waktu, aktivitas dan umurnya menjadi penuh berkah, efektif dan efisien”. Beliau berkata, وبارك الله لي في وقتي، واشتغالي، وأعانني عليه “Allah memberkahi waktu dan kesibukan saya. […] Read more