Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika seseorang saat sendiri membatasi hal-hal yang wajib, tapi saat bersama orang lain dia melakukan hal sunah, maka itu sudah termasuk riyā’! Misalnya hanya salat lima waktu. Tapi saat bersama orang lain lalu melakukan salat sunah rawatib. Padahal selama ini saat sendiri tidak pernah melakukan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Riyā’ (الرِّيَاءُ) itu sebenarnya analisis shorofnya bagaimana? Jawabannya begini. Aslinya ia dari kata ra’ā (رَأَى) yang bermakna “melihat”. Lalu diubah ke wazan fā’ala (فَاعَلَ) menjadi rā’ā (رَاأَى) yang bermakna “memperlihatkan”. Nah, wazan fā’ala (فَاعَلَ) itu jika dijadikan maṣdar di antara sigatnya adalah menjadi fi’āl (فِعَالٌ). […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Lelaki yang menampakkan kesalehan agar bisa menipu wanita dan bermaksiat dengannya, maka perbuatannya adalah di antara jenis riyā’ yang paling berat! Al-Gazzālī berkata, «وقد يظهر بعضهم زي التصوف وهيئة الخشوع وكلام الحكمة على سبيل الوعظ والتذكير وإنما قصده التحبب إلى امرأة». «إحياء علوم الدين» (3/ […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Rajin ngasih nasihat seorang wanita cantik dengan tujuan agar bisa menjadi dekat, lalu timbul cinta, lalu menikahinya, kata al-Gazzālī itu adalah jenis riyā’! Tentu saja semakna dengan ini adalah wanita yang menunjuk-nunjukkan ilmu dan kesalehannya agar menarik minat lelaki. al-Gazzālī berkata, «أن يكون غرضه نيل […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ada orang seperti Snouck Hurgronje yang walaupun mendalam kajiannya tentang Islam dan mengarang banyak karya terkait Islam, tapi sama sekali ilmunya tidak pernah berkah dan tidak menjadi pelita untuk menunjukkan manusia ke jalan Allah. Sebaliknya ada hamba Allah seperti Ibnu Ājurrūm yang walaupun karyanya yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Berdasarkan catatan-catatan sebelumnya jelaslah, penyebab perang si Palestina adalah kelakuan Yahudi Zionis. Mereka ingin mendirikan Israel raya. Sebuah negara adidaya, mercusuar dunia, yang mengulang masa kejayaan di masa Nabi Sulaiman dengan ibukota di Yerusalem. Di bawah pimpinan al-Masih bin Dāwud. Cara mendirikan Israel Raya itu […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Posisi sintaksis itu bisa lebih dari satu. Misalnya kata i’tiqād dalam bait ke-17 nazham al-‘Imrīṭī ini, إِذِ الْفَتَى حَسْبَ اعْتِقَادِهِ رُفِعْ Cukup jelas dalam struktur di atas kata i’tiqād berposisi sebagai muḍāf ilaih. Yakni muḍāf ilaih dengan kata ḥasba (حَسْبَ) sebagai muḍāf. Hanya saja, kata […] Read more

















