Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Definisi agama Yahudi yang lebih akurat adalah agama yang mana pengikutnya MENGKLAIM bahwa mereka mengikuti Nabi Musa. Bukan agama Nabi Musa. Sebab agama Nabi Musa bukan Yahudi. Sebagaimana Nabi Ibrahim, Nabi Dawud, Nabi Sulaiman dan seluruh nabi-nabi Bani Israil juga bukan orang Yahudi. Din Nabi […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Mengapa orang Yahudi bisa demikian kejam, sampai anak-anak dan wanita yang tak bersalah pun dibantai? Siapapun yang belum mengerti mengapa Allah menyebut mereka sebagai kaum yang magdub ‘alaihim (dimurkai), sekarang mulai bisa memahami. Jangankan wanita dan anak-anak, nabi mereka sendiripun mereka bunuh! Allah berfirman, ﴿ […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Apa definisi teman yang dalam bahasa Arab disebut dengan ṣadīq (الصَّدِيْقُ)? Kata al-Bājūrī, ṣadīq adalah, مَنْ يَفْرَحُ لِفَرَحِكَ وَيَحْزَنُ لِحُزْنِكَ Artinya, “Orang yang gembira karena kegembiraanmu dan bersedih karena kesedihanmu.” Jika tidak mencapai level itu, berarti hanya kenalan saja. Seperti teman Facebook atau medsos lainnya. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Bani Isrā’īl adalah keturunan Nabi Ya’qūb. Bani bermakna anak-anak/keturunan. Berarti Bani Isrā’īl bermakna keturunan/anak-anak Isrā’īl. Isrā’īl adalah gelar Nabi Ya’qūb1. Kata Ibnu Abbās, Isrā dalam bahasa Ibrani bermakna abdun/hamba2. Īl adalah salah satu nama Allah. Jadi, Isrā’īl bermakna hamba Allah/Abdullah. El/il dalam bahasa [... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Di antara keluhuran akhlak orang adalah jika sanggup mengakui kelebihan orang lain daripada dirinya. Sebab itu tanda beliau sanggup meremukkan keangkuhan dirinya. Seperti perkataan penyair, «وَمَا عَبَّرَ اْلإِنْسَانُ عَنْ فَضْلِ نَفْسِهِ … بِمِثْلِ اعْتِقَادِ الفَضْلِ فِيْ كُلِّ فَاضِلِ». «نزهة الألباء في طبقات الأدباء» (ص33) Artinya, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Kata Ehud Barak, mantan perdana Menteri Israel, sepanjang sejarah Yahudi, kekuasaan Yahudi tidak pernah bertahan lebih dari 80 tahun, kecuali dua kerajaan. Yakni kerajaan David dan dinasti Hasmonean, “Throughout the Jewish history, the Jews did not rule for more than eighty years, except in the […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jawabannya adalah ‘āmil yang sama pada ṣāḥibul ḥāl (صَاحِبُ الحَالِ). Jadi jika ada kalimat, رَجَعَ الجُنْدُ ظَافِراً Maka dalam kalimat di atas ‘āmil yang menaṣabkan ẓāfiran adalah kata raja’a (رَجَعَ). Sebab ṣāḥibul ḥāl dalam kalimat di atas adalah kata al-jundu (الجُنْدُ), sementara ‘āmil yang berkerja […] Read more

















