Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jawaban ringkasnya adalah setinggi PUNDAK, tapi ujung jari sejajar dengan BAGIAN ATAS TELINGA. Dalam Mazhab al-Syāfi‘ī, cara mengangkat tangan saat takbiratul ihram yang benar itu hendaknya merealisasikan 5 hal, Pertama ujung jari tangan sejajarkan dengan bagian atas telinga. Kedua, jempol/ibu jari tangan sejajarkan dengan cuping […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Hati-hati saat melafalkan takbiratul ihram untuk memulai salat. Jika salah, maka takbirnya tidak sah sehingga tidak sah pula takbiratul ihramnya yang berdampak tidak sah pula salatnya. Beberapa contoh cara mengucapkan takbir yang membuat takbiratul ihramnya tidak sah adalah sebagai berikut, Āllāhu akbar (آللهُ أَكْبَرُ) yakni […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika seorang hamba dibuat kaya dan mampu memiliki fasilitas mewah, maka dia boleh bersenang-senang secara halal dengannya. Tetapi hamba saleh akan memutuskan untuk mengambil prosentase SEDIKIT saja untuk bersenang-senang. MAYORITAS dunianya justru akan digunakan dan ditundukkan untuk beramal saleh. Inilah makna ayat dalam Sūrah al-Qaṣaṣ, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Definisi tamu dalam mazhab al-Syāfi‘ī itu mencakup semua orang yang singgah ke tempat kita dan menghadiri makanan kita. Jadi bukan dibatasi pada musafir saja. Tetangga dekat sekalipun atau teman yang bukan musafir, kalau berkunjung dan bertamu ke rumah kita maka termasuk definisi tamu juga yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Terkadang kita akan mendapati orang yang sangat mudah lisannya berkata kotor. Terutama saat berdebat. Sebaliknya ada sebagian hamba Allah yang lisannya tidak berucap kecuali yang baik-baik saja. Dalam kondisi apapun. Semarah apapun. Dihinakan sekeras apapun. Hal demikian dikarenakan ucapan baik karena Allah itu adalah adalah […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya “Bahaya terbesar gelar dari manusia adalah membuat orang tidak bisa melihat kebenaran!” *** Gelar dari masyarakat itu bisa menipu. Contohnya gelar Ubay bin Khalaf (أُبَيُّ بْنُ خَلَفٍ). Masyarakat menjulukinya Giṭrīf (الغِطْرِيْفُ). Makna Giṭrīf adalah seorang tokoh, pemimpin, dan orang mulia yang dermawan yang banyak kebaikannya. […] Read more

















