Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Posisi kaki saat sujud untuk laki-laki dalam mazhab al-Syāfi‘ī tidak dirapatkan, tapi justru direnggangkan kira-kira selebar satu jengkal. Jadi, saat Anda sujud, maka beri jarak antara dua lutut Anda, dua paha Anda dan dua kaki Anda kira-kira satu jengkal. Ini hukumnya sunah. Al-Khaṭīb al-Syirbīnī berkata, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika orang diuji waswas, baik dalam salat maupun diluar salat, saat bersuci maupun dalam bermuamalah, maka obat yang paling mujarab sebenarnya adalah TIDAK MEMPEDULIKAN. Misalnya menyucikan najis, sudah bersih, lalu was-was “Sudah bersih apa belum ya? Sudah bersih apa belum ya?” maka seketika itu juga […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Singkatnya, dua-duanya boleh. Dibaca mil-a (مِلْءَ) benar, dibaca mil-u (مِلْؤُ) juga benar. Al-Nawawi berkata, وقوله ” ملء المسوات وملء الْأَرْضِ ” هُوَ بِكَسْرِ الْمِيمِ وَيَجُوزُ نَصْبُ آخِرِهِ وَرَفْعُهُ. «المجموع شرح المهذب» (3/ 416 ط المنيرية) Artinya, “Sabda Nabi ﷺ ‘mil-assamāwāti wa mil-al arḍi’, lafal mil-a […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Saat tasyahud, disunahkah meletakkan tangan di atas paha. Tangan kanan diletakkan pada paha kanan, tangan kiri diletakkan pada paha kiri. Apa hikmah meletakkan tangan pada paha saat duduk dalam salat seperti itu? Kata para ulama, hikmahnya adalah untuk mencegah tangannya melakukan gerakan main-main yang bertentangan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Niat yang benar saat mengangkat telunjuk dalam tasyahud adalah niat mengesakan Allah dan semata-mata menyembah hanya kepada-Nya. Kita memperbarui kembali tekad bahwa bahagia dan susah kita, hidup dan mati kita, gerak dan diam kita semuanya hanyalah demi Allah, untuk Allah dan karena Allah. Jika sebelum […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Hukum asalnya saat salat itu disunahkan pandangan mata ke arah tempat sujud. Akan tetapi, dalam kondisi tasyahud, begitu telunjuk diangkat maka disunahkan pandangan diarahkan pada telunjuk dan jangan pernah melampauinya. Al-Nawawi berkata, «أَنْ لَا يُجَاوِزَ بَصَرُهُ إشَارَتَهُ ». [«المجموع شرح المهذب» (3/ 455 ط المنيرية)] […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Alasan mengapa kita mengangkat telunjuk saat tasyahud, bukan mengangkat jempol atau jari tengah atau jari manis atau jari kelingking adalah karena ittibā‘ mengikuti Rasulullah ﷺ. Ini adalah alasan terbaik yang mencermikkan iman kepada nabi kita. Yakni mengikuti secara totalitas walaupun tidak mengetahui hikmahnya atau belum […] Read more















