Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Remuknya hati dan merasa hina setelah melakukan dosa lebih baik daripada perasaan bangga setelah melakukan amal saleh.” *** Hisyām bin Ḥassān berkata, «سَيِّئَةٌ تَسُوْءُكَ خَيْرٌ مِنْ حَسَنَةٍ تُعْجِبُكَ». «عيون الأخبار» (1/ 384) Artinya, “Dosa yang merisaukanmu lebih baik daripada kebaikan yang membuatmu bangga.” (‘Uyūn al-Akhbār […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Maksud bersai secara minimalis adalah fokus untuk mengejar keabsahan sai saja. Yakni hanya memastikan telah memenuhi syarat sah dan rukunnya sehingga sainya dipandang sah. Adapun hal-hal yang sifatnya penyempurna, yakni melaksanakan semua sunahnya dan menghindari yang makruh, maka tidak menjadi fokus perhatian. Keputusan sai minimalis […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Yang dimaksud rukun sai adalah hal-hal yang harus dilakukan saat sai. Jika ditinggalkan maka sainya tidak sah. Rukun sai ada 3 yaitu, Berurutan (al-tartīb) Menempuh semua jarak (qaṭ‘u jamī’i al-masāfah) Tujuh kali lintasan (sab’a marrāt) BERURUTAN Maksud berurutan adalah sai harus dimulai dari Safa dulu […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Semua yang keluar dari mulut anak Adam tercatat, hingga rintihannya saat sakit sekalipun!” *** Ibnu ‘Abū Syaibah meriwayatkan, عَنْ مُجَاهِدٍ، قَالَ: «يُكْتَبُ مِنَ الْمَرِيضِ كُلُّ شَيْءٍ، حَتَّى أَنِينُهُ فِي مَرَضِهِ». «مصنف ابن أبي شيبة» (2/ 443 ت الحوت) Artinya, “Dari Mujāhid beliau berkata, ‘Orang yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Sai (السَّعْيُ), yakni berlari-lari kecil di antara bukit Safa dan Marwa sebanyak tujuh kali adalah rukun dalam haji dan umrah. Dikatakan rukun berarti ia pilar haji dan umrah yang tidak boleh ditinggalkan. Jika sampai tidak dilakukan atau dilakukan tetapi tidak sempurna (misalnya kurang satu langkah), […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Orang yang masih bersembunyi saat melakukan keburukan, tandanya masih punya rasa malu. Jika rasa malu masih ada, tandanya bisa diduga masih punya iman. Jika orang punya iman, maka harapan kembali ke jalan Allah masih lebih besar daripada kekhawatiran semakin tersesat. Diriwayatkan Umar berkata, مَنِ اسْتَحْيَى […] Read more

















