Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ini lanjutan kisah mesum al-Ḥallāj sebelumnya. Setelah al-Ḥallāj gagal menyetubuhi wanita yang jadi menantunya karena kepergok duluan, maka dia pun pergi. Sang menantu lanjut tidur. Ditemani putri al-Ḥallāj. Putra al-Ḥallāj yang jadi suami menantunya sedang di kota lain. Paginya, al-Ḥallāj turun dari tempatnya. Mungkin lokasi tidur al-Ḥallāj di lantai […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Diriwayatkan al-Ḥallāj terbiasa mengatakan kepada salah satu muridnya, “Kamu Nuh!”. Yang lainnya dikatakan, “Kamu Musa!”. Yang lainnya dikatakan, “Kamu Muhammad!”. Al-Żahabī menulis riwayat tersebut dengan redaksi sebagai berikut, وَكَانَ يَقُوْلُ لِلْوَاحِد مِنْ أَصْحَابه: أَنْتَ نُوح. وَلآخر: أَنْتَ مُوْسَى. وَلآخر: أَنْتَ مُحَمَّد». [«سير أعلام النبلاء – ط الرسالة» (14/ 327)] [... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Wahai engkau yang merasa remuk hatinya karena cinta atau urusan dunia lainnya, Tidaklah Rabbmu mengajarimu mengucapkan Allahu Akbar setiap hari melainkan agar hanya Allah sajalah yang agung di hatimu, bukan selain Dia! 14 Ramadan 1443 H/16 April pukul 03.22 Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Dalam kitab Rauḍatu al-Ṭālibīn, al-Nawawī menegaskan bahwa tertawa dalam salat itu dosa, meskipun bukan dosa besar. Al-Nawawī berkata, «وَالضَّحِكُ (فِيهَا)». [«روضة الطالبين وعمدة المفتين» (11/ 224)] Artinya, “(termasuk dosa adalah) tertawa dalam salat.” (Rauḍatu al-Ṭālibīn, juz 11 hlm 224) Hanya saja dari sisi apakah membatalkan salat ataukah tidak maka […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) “Percuma menjadi pelangi untuk suami yang buta warna” atau “Percuma menjadi nada yang indah untuk istri yang tuli” Dikira kalimat-kalimat seperti itu keren. Padahal itu menunjukkan amalnya untuk manusia, mengharap apresiasi manusia dan berharap dibalas manusia. Ini keliru. Beramallah sebaik mungkin dengan niat dilihat Allah, diapresiasi Allah dan […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Mula-mula al-Ḥallāj membuat kesepakatan dengan salah satu muridnya. Sang murid diperintahkan pergi ke salah satu negeri untuk tinggal di sana. Sang muridpun berangkat. Bertahun-tahun sang murid menampakkan diri sebagai ahli ibadah kepada penduduk di sana. Dia membiasakan diri membaca Al-Qur’an dan berpuasa. Ketika kesan sebagai ahli ibadah ini […] Read more

















