Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Nalarnya begini. Anda ingin menyembah Allah dengan baik. Ingin membuatNya rida. Ingin menyenangkanNya. Bagaimana cara Anda mengetahui kehendakNya? Jalan paling logis tentu hanya lewat wahyu. Artinya hanya lewat Al-Qur’an dan Sunah. Tidak mungkin Anda kontak Allah sendiri. Itu mustahil. Juga bermakna mengkufuri risalah kenabian. Padahal rukun iman itu […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Namanya ‘Amr bin ‘Ūṡmān al-Makkī. Seorang ulama saleh. Al-Żahabī memujinya sebagai imam rabbānī yang zuhud . Seorang sufi bersih yang terikat kuat dengan Al-Qur’an dan Sunah. Beliau juga punya sejumlah karya terkait metode pembersihan jiwa. Konon beliau juga ahli fikih yang sempat menjabat sebagai kadi/hakim di Jedah. Di […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Ciri orang berada di jalan yang lurus itu bukan orang yang suka pamer-pamer “karamah”, cerita-cerita “wuṣūl”, ngaku dapat ilmu dari nabi Khidir, bisa menghidupkan kucing sekarat dan semisalnya. Tetapi berdasarkan gambaran Al-Qur’an, watak orang yang diridai Allah adalah mereka yang senantiasa takut dan khawatir. Khawatir amalnya tidak diterima […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Di antara semua gagasan kebatilan, mengatakan “Wajar Nabi Isa disembah” adalah di antara bid’ah terburuk yang pernah saya dengar. Bagaimana tidak dikatakan bid’ah terburuk jika gagasan ini akan menyeret muslim pada kemusyrikan dan kekekalan di neraka? Pangkal paham rusak seperti itu adalah pemikiran ḥulūl (الحُلُوْلُ), yakni menitisnya tuhan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Tidak perlu itu rindu ketemu Nabi Khidir. Belajar agama dengan baik saja bersama guru-guru Anda yang fakih, ahli syariat, saleh dan bertakwa saat ini. Tidak usah merindui Nabi Khidir dan ingin berguru kepadanya. Tidak ada perintah dalam Al-Qur’an dan juga tidak ada perintah dalam Sunah supaya kita merindui nabi […] Read more

















