Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Kenangan terindah di akhirat itu bukan saat bergelak tawa di Cappadocia atau bercanda mesra dengan kekasih yang dicinta. Tapi linangan air mata karena khawatir membuat Allah murka, itulah seindah-indah kenangan seorang hamba di hari pertemuan dengan Rabbnya. Allah berfirman, وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ قَالُوْٓا اِنَّا كُنَّا قَبْلُ […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Seorang muslim dituntut untuk jeli, bernalar tajam dan kritis. Tidak boleh tertipu oleh indahnya istilah. Harus benar-benar dilihat faktanya. Meskipun diistilahkan hadiah, atau hibah, atau uang sabun, atau uang transportasi atau apapun, jika faktanya suap (risywah) ya harus kita katakan suap. Walapun diistilahkan netflix and chill, making love, […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) TANYA: Saya butuh uang 20 juta. Lalu saya berutang kepada tetangga dengan menggadaikan sawah saya. Tidak ada perjanjian kapan maksimal dilunasi. Tapi tetangga saya hanya mau mengutangi asalkan sawah tersebut boleh digarap oleh beliau sampai saya berhasil melunasi utang tersebut. Bolehkah akad seperti ini? JAWAB: Dalam mazhab al-Syāfi‘ī […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Dalam bahasa Arab pertukaran itu disebut mubādalah (الْمُبَادَلَةُ). Orang hidup selalu butuh saling bertukar untuk memenuhi kebutuhan. Tidak bisa manusia hidup tanpa saling bertukar, atau minimal sangat sulit sekali. Jika pertukaran itu terjadi antara barang dengan barang, maka ia dinamakan barter. Bahasa Arabnya muqāyaḍah (الْمُقَايَضَةُ). Jika pertukaran itu […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) TANYA: Saya meminjamkan uang kepada teman sebesar Rp 1.000.000,- .Sebulan kemudian teman saya mengembalikan satu juta dan sebagai ucapan terima kasih saya ditambahi Rp. 200.000,-. Bolehkah saya menerima uang tersebut? JAWAB: Boleh menerima uang tambahan tersebut dan uang sebesar dua ratus ribu rupiah itu bukan riba. Alasannya, uang […] Read more
Oleh : Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) Mengutangi itu semangatnya menolong. Atau dalam bahasa fukaha disebut dengan irfāq (membantu/menolong/memberi manfaat). Jangan ambil untung. Mensyaratkan untung saat mengutangi membuat jadi hilang semangat menolongnya dan malah membuat uang tambahan itu berstatus riba. Mengutangi 10 juta misalnya, lalu mensyaratkan kembali 12 juta, maka uang 2 juta adalah riba […] Read more

















