Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Semua quotes menyesatkan muaranya sama: Mengajak mencari kebahagiaan di dunia ini, bukan mengajak mencari kebahagiaan pada rida Allah. *** Misalnya quote yang berbunyi “jadilah diri sendiri”. Ini kalimat berbahaya. Orang penyuka sesama jenis jika diberi kalimat itu maka sampai mati dia tidak akan bertobat. Orang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Pada tahun 2014 saya pernah menulis buku tentang fikih waris setebal 300-an halaman. Diterbitkan oleh Universitas Brawijaya Press. Insya Allah saya mengerti ketentuan-ketentuan waris yang dijelaskan para ulama, mengerti dalil-dalilnya, termasuk bagaimana nalar fikihnya hingga dari sekumpulan dalil itu bisa diturunkan menjadi kaidah-kaidah detail terkait [... Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ada sebagian orang yang membandingkan antara Abū Syujā’ (wafat 533 H) dan al-Albānī (wafat 1420 H ). Sayang, nadanya pongah. Abu Syujā’ direndahkan sejatuh-jatuhnya, Al-Albānī diangkat setinggi-tingginya. Sikap semacam ini sebenarnya menzalimi keduanya. Abū Syujā‘ dizalimi karena beliau adalah ulama besar dalam mazhab al-Syāfi‘ī yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Keletihan yang membahagiakan adalah keletihan setelah menaati Allah. *** Tapi awas, jangan sampai terperangkap pada jeratan bahagia ujub. Bahagia ikhlas itu disertai harapan Allah “tersenyum” kepada kita. Bahagia ujub itu disertai harapan manusia tersenyum kepada kita. 03 November 2024 / 1 Jumadil Awal 1446 pada […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Siapa pun hamba Allah yang dipertemukan denganmu, maka dia penting! *** Penting, artinya tidak diremehkan. Bisa jadi melalui beliau akan ada ujian nikmat. Bisa jadi melalui perantaraan beliau akan ada ujian sedih. Penting artinya serius mengenal beliau, lalu menganalisa kira-kira amal apa yang bisa dilakukan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Kisah Ibnu Jud’ān (ابْنُ جُدْعَان) menunjukkan sekali-kali jangan pernah kagum dan silau hanya dengan perbuatan baik seseorang semata. Sebab Ibnu Jud’ān adalah seorang lelaki di masa jahiliah yang terkenal baik, suka menyambung silaturahmi dan memberi makan orang miskin. Tetapi kebaikannya itu sama sekali tidak akan […] Read more















