Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Isim tafdil itu termasuk isim gairu munṣarif/mutaṣarrif. Karena itu ia tidak boleh DITANWIN dan tidak boleh DIKASRAH. Harakatnya hanya berputar antara damah atau fathah saja. Misalnya kata afṣaḥu (أَفْصَحُ) yang bermakna: Yang paling fasih. Kata ini hanya boleh dibaca afṣaḥu atau afṣaḥa saja tergantung posisi […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Selawat itu kalau dari, Allah, maka maknanya RAHMAT Malaikat, maknanya ISTIGFAR Manusia, maka maknanya DOA Jadi, jika kita berselawat kepada Nabi ﷺ, berarti kita memintakan rahmat kepada Allah untuk Rasulullah ﷺ. Cakupan rahmat ini luas, termasuk di antaranya, إنعام (pemberian nikmat) إحسان(berbuat baik) تعظيم (pengagungan) […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Ada sebagian hamba Allah yang ilmunya dibuat tersebar luas, tapi gurunya dibuat majhul, walaupun muridnya dibuat terkenal. Contoh hamba Allah yang seperti ini adalah Ibnu Ājurrūm . Ada juga yang ilmunya tersebar luas, tapi gurunya majhul dan muridnya juga majhul seperti al-‘Imrīṭī. Ada juga yang […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Untuk pemula yang ingin belajar ilmu nahu, maka ngaji nazham al-‘Imrīṭī insya Allah sudah cukup. Dalam arti jika hanya untuk kepentingan membaca kitab-kitab ringan untuk diajarkan ke umat, seperti Sullam al-Taufiq, Safīnah al-Najah, Taisīr al-Khallāq dan semisalnya maka khatam nazham al-‘Imrīṭī insya Allah sudah memadai. […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Di antara lafaz menarik dalam bait ke-3 nazham al-‘Imrīṭī adalah kata (فأعربت). Itu cara membacanya bagaimana? Apakah fa-a’rabat (فَأَعْرَبَتْ) dengan binā’ ma‘lūm ataukah fa-u’ribat (فَأُعْرِبَتْ) dengan binā’ majhūl? Cetakan nazham al-‘Imrīṭī di Indonesia yang dipakai di banyak ponpes nampaknya mengharakati dengan binā’ majhul (فَأُعْرِبَتْ). Buktinya [... Read more

















