Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Dalam mahzab al-Syāfi‘ī, saat bersedekap dalam keadaan berdiri, kedua tangan diletakkan di bawah DADA di atas PUSAR. Al-Nawawi berkata, «وَيَجْعَلُهُمَا تَحْتَ صَدْرِهِ وَفَوْقَ سُرَّتِهِ هَذَا هُوَ الصَّحِيحُ المنصوص». «المجموع شرح المهذب» (3/ 310 ط المنيرية) Artinya, “(setelah takbiratul ihram letakkan tangan kanan di atas tangan […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jari direnggangkan dalam salat pada 5 kondisi, Saat mengangkat tangan dalam takbiratul ihram, yakni tangan di angkat dengan telapak tangan menghadap kiblat, sementara jari-jari direnggangkan secara wajar. Saat mengangkat tangan ketika hendak rukuk. Saat mengangkat tangan ketika bangkit dari rukuk. Saat mengangkat tangan ketika bangkit […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jawaban ringkasnya adalah setinggi PUNDAK, tapi ujung jari sejajar dengan BAGIAN ATAS TELINGA. Dalam Mazhab al-Syāfi‘ī, cara mengangkat tangan saat takbiratul ihram yang benar itu hendaknya merealisasikan 5 hal, Pertama ujung jari tangan sejajarkan dengan bagian atas telinga. Kedua, jempol/ibu jari tangan sejajarkan dengan cuping […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Hati-hati saat melafalkan takbiratul ihram untuk memulai salat. Jika salah, maka takbirnya tidak sah sehingga tidak sah pula takbiratul ihramnya yang berdampak tidak sah pula salatnya. Beberapa contoh cara mengucapkan takbir yang membuat takbiratul ihramnya tidak sah adalah sebagai berikut, Āllāhu akbar (آللهُ أَكْبَرُ) yakni […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Jika seorang hamba dibuat kaya dan mampu memiliki fasilitas mewah, maka dia boleh bersenang-senang secara halal dengannya. Tetapi hamba saleh akan memutuskan untuk mengambil prosentase SEDIKIT saja untuk bersenang-senang. MAYORITAS dunianya justru akan digunakan dan ditundukkan untuk beramal saleh. Inilah makna ayat dalam Sūrah al-Qaṣaṣ, […] Read more
Oleh: Ustaz Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin) – Dosen Universitas Brawijaya Definisi tamu dalam mazhab al-Syāfi‘ī itu mencakup semua orang yang singgah ke tempat kita dan menghadiri makanan kita. Jadi bukan dibatasi pada musafir saja. Tetangga dekat sekalipun atau teman yang bukan musafir, kalau berkunjung dan bertamu ke rumah kita maka termasuk definisi tamu juga yang […] Read more

















