Oleh : Ust. Muafa Manzhumah (المنظومة) berasal dari kata nazhoma (نظم). Makna bahasa nazhoma adalah menyusun. Makna istilahnya adalah menggubah puisi. Jadi, pengertian mudah manzhumah adalah puisi (sebagai hasil aktivitas menggubah). Orang yang membuat manzhumah disebut nazhim (الناظم). Ada orang Indonesia yang menerjemahkan nazhim dengan sebutan Penazam. Saya pernah membaca terjemahan kitab Qurrotu Al-‘Uyun yang […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Di negeri kita, ada sejumlah matan yang cukup terkenal dipelajari sebagai upaya memahami sebagaian ilmu-ilmu Islam. Sebut saja, • Matan Ajurumiyyah karya Ibnu Ajurrum dalam bidang nahwu • Nadhom Al-‘Imrithi dalam bidang nahwu yang merupakan versi puisi Matan Ajurrumiyyah • Alfiyyah karya Ibnu Malik dalam bidang nahwu • Aqidatu Al-‘Awam dalam […] Read more
Oleh : Ust. Muafa Nawawi yang kita bicarakan dalam tulisan ini jangan sampai dikelirukan dengan An-Nawawi syaikh Asy-Syafi’iyyah pengarang Riyadhu Ash-Sholihin. Yang pertama tanpa alif lam (نووي) sementara yang kedua dengan alif lam (النووي). Yang pertama ulama dari pulau Jawa, tepatnya dari kampung Tanara, Banten. Yang kedua berasal dari Nawa, sebuah kota yang di zaman […] Read more
Oleh Ustadz Muafa “IKUTI HADIS, TINGGALKAN PENDAPAT IMAM!” Bagaimana Memaknainya? Ada sebagian orang yang masih belum berhasil memahami kadar dirinya lalu dengan “gagah” nan angkuh mengatakan, “Kalau sudah jelas hadis sahih, ya ikuti hadis itu. Tinggalkan pendapat ulama, sekalipun imam Asy-Syafi’i” Benarkah ucapan ini? Bagaimana sebenarnya menempatkannya? Mengikuti hadis dan meninggalkan pendapat imam madzhab maksudnya […] Read more
Oleh: Ustadz Muafa Di antara julukan kehormatan yang diberikan kaum muslimin kepada Al-Imam Asy-Syafi’i adalah gelar Nashir As-Sunnah (ناصر السنة) atau Nashir Al-Hadis (ناصر الحديث). Gelar ini secara harfiah bermakna penolong As-Sunnah/Al-Hadis. Mengapa beliau digelari dengan julukan itu? Jika kita perhatikan dengan seksama sejarah perjuangan Asy-Syafi’i yang gigih dalam memerangi semua aliran yang berusaha menolak […] Read more
Oleh Ust. Muafa Semenjak Asy-Syafi’i mengajarkan madzhabnya sekitar tahun 195 H sampai beberapa abad kemudian, sejumlah ulama telah memutuskan untuk belajar ijtihad-ijtihad fikih Asy-Syafi’i dan menisbatkan diri kepada madzhab Asy-Syafi’i. Di antara mereka ada yang menonjol dalam bidang hadis, tafsir, tasauf, sejarah, qiroat, ilmu kalam, dan lain-lain. Termasuk mereka yang sungguh-sungguh mendalami bidang yang dengannya [... Read more
Oleh: Ustadz Muafa Arti bahasa ikhtiyar (الاختيار) adalah HAL MEMILIH/PILIHAN. Bentuk jamaknya ikhtiyarot (الاختيارات). Mukhtar (المختار) adalah bentuk isim maf’ul yang bermakna YANG DIPILIH. Bentuk jamaknya mukhtarot (المختارات). Ini adalah makna bahasa. Adapun dalam istilah fikih, istilah ikhtiyarot atau mukhtarot bermakna ijtihad-ijtihad mujtahid madzhab (yang dalilnya kuat menurut beliau) yang bertentangan dengan ijtihad imamnya dan […... Read more

















